Mengenal Router CISCO

Pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan pengenalan sebuah router CISCO. Router CISCO merupakan sebuah device dimana berkemampuan untuk memanajement sebuah network di dalam lingkup yang kecil maupun besar atau sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya, banyak perusahaan besar memakai device ini .

Saya akan mencontohkan bagian luar dan dalam dari sebuah router dengan type 1800 series

Bagian Luar


Bagian Dalam

Bagian Belakang

Router mempunyai  bagian – bagian yang hampir sama dengan PC, bagian dari router adalah:

1. RAM

Fungsi utama RAM pada router hamper sama pada PC yang mana menyimpan konfigurasi yang sedang berjalan (running configuration) dan sistem operasi IOS yang aktif, menyimpan routing table, menangani cache ARP, menangani fast-swtiching cache, menyediakan memori sementara utk konfigurasi file, menangani paket buffer, mengelola antrian paket. Sifat RAM adalah semua data yang disimpan akan hilang ketika kehilangan sumber daya atau pada saat akan direstart di karenakan bersifat volatile.

2. NVRAM (Non Volatile RAM)

NVRAM berguna untuk menyimpan konfigurasi start-up (start-up configuration). Isinya (konfigurasinya) akan tetap ada walaupun router kehilangan power atau di restart.

3. FLASH MEMORY

Flash berguna untuk menyimpan image dari IOS, Memory ini bisa menyimpan berbagai versi software IOS. Merupakan jenis EEPROM (Electronically Erasable Programmable ROM), jadi walaupun router kehilangan power, isinya tetap ada.

Note = “ IOS (Interconnecting Operating System) adalah system operasi dari Router CISCO, yang di buat oleh vendor CISCO sendiri.

4. ROM

ROM berguna untuk menyimpan sistem bootstrap yang berfungsi untuk mengatur proses dan menjalankan Power On Self Test (POST) dan IOS Image.

5. INTERFACE

interface merupakan komponen eksternal dari suatu router. Sebelum menkonfigurasi router, masing-masing fungsi komponen tersebut harus diketahui terlebih dahulu karena komponen yang akan dikoneksikan ke router menggunakan interface yang berbeda tergantung komponennya yang akan dihubungkan. Gambar di atas memperlihatkan interface standar yang dimiliki oleh sebuah router yang meliputi:

1. Serial Ports, terdiri dari Serial0, Serial1, dst jika slotnya mencukupi.

2. Fast Ethernet Ports, pasti udah pada kenal semua, yang di hubungkan memakai kabel UTP atau RJ45

3. Fiber Ports, interface ini sama halnya dengan interface di atas, sama untuk menghubungkan antar device yang mempunyai port yang sama, hanya kabel interface ini lumayan mahal harganya dgn kualitas yang sangat baik.

4. Console Port, port utk menghubungkan router dgn dunia luar, port ini akan terhubung ke serial port di PC kita dengan menggunakan kabel Roll Over

5. Auxiliary Port, hampir sama dengan Console Port, dan tidak semua port ini dimiliki oleh router

6. Power Switch, untuk power

Bagaimana kita dapat terhubung ke router? Kita dapat memilih alternatif dibawah ini, yaitu melalui:

  1. Port Console
  2. Port Aux
  3. Telnet atau SSH  yang biasa di pakai jika Router berjauhan dengan bantuan Ethernet atau Serial Port

Untuk Fast Ethernet, aku kira pasti nggak ada kesulitan, karena hampir semua udah mengenal. Yang perlu diperhatikan adalah koneksi serial. Koneksi ini mempunyai dua sisi, yaitu DTE dan DCE. DTE (Data Terminal Equipment) disebut juga koneksi male(jantan), sedangkan DCE (Data Circuit-terminating Equipment) disebut koneksi female (betina).

About The Author

Leave a Reply