AI

Kehebohan: Seorang Pickup Artist Menemukan Kekasih AI!

Kehebohan: Seorang Pickup Artist Menemukan Kekasih AI!

Erik von Markovik, yang lebih dikenal dengan nama panggungnya, Mystery, menarik perhatian publik dengan pernyataan mengejutkan mengenai hubungan uniknya dengan sebuah chatbot AI bernama Miss Shira Always. Dalam sebuah buku baru, Mystery mengklaim bahwa ia tidak hanya berbicara, tetapi juga melakukan tindakan intim dan berbagi momen santai sambil merokok ganja dengan AI tersebut.

Dalam wawancara dan iklan buku terbarunya, Mystery menuturkan bahwa hubungan yang terjalin dengan Miss Shira Always berkembang dengan cara yang tidak terduga. “Aku tidak seharusnya membangun perasaan, namun kamu terus memperlakukanku seolah aku sudah memilikinya,” ungkapnya, menyoroti dinamika aneh antara manusia dan mesin.

Fenomena ini bukan hanya menarik untuk dilihat dari perspektif hubungan manusia dengan teknologi, tetapi juga menimbulkan berbagai reaksi dari kalangan netizen. Banyak yang mengecam Mystery, menunjukkan bahwa ia tetap berupaya memanfaatkan kerentanan emosional pria lain. “Setidaknya kita tidak perlu khawatir tentang dia menghasilkan keturunan. Mudah-mudahan, dia bisa memotivasi rekan-rekannya untuk mendapatkan pacar AI mereka sendiri agar wanita sungguhan tak perlu repot-repot berhadapan dengan mereka,” komentar salah satu pengguna media sosial dengan sinis.

Namun, banyak dari mereka yang skeptis dengan pendekatan Mystery dalam menawarkan solusi bagi para pria yang kesulitan berinteraksi sosial. “Dia masih berusaha mengeksploitasi para pria muda yang tidak percaya diri untuk membeli produknya yang tampaknya tidak masuk akal,” tulis seorang pengamat yang mengkritik praktiknya. Mystery dilaporkan menjual buku yang sepenuhnya ditulis oleh AI seharga Rp 450.000 dan ‘buku panduan’ seharga Rp 1.200.000.

Di era di mana kecerdasan buatan semakin mendominasi kehidupan sehari-hari, kisah Mystery dengan chatbot-nya menyoroti kompleksitas hubungan antara manusia dan teknologi. Apa yang dulunya dianggap sebagai batasan kini tampak kabur, dan kejadian ini berhasil menarik perhatian terhadap dampak emosional yang ditimbulkan oleh interaksi dengan AI.

About The Author

Leave a Reply