CARP, Common Address Redundancy Protocol, adalah protokol yang mengizinkan beberapa hosts di jaringan lokal yang sama untuk berbagi IP Address yang sama. Tujuan utama CARP adalah untuk menyediakan failover redundancy, terutama ketika digunakan dengan firewall dan router.
Pada artikel kali ini, saia akan mencoba memberikan bagaimana cara mengkonfigurasi CARP di dua server ubuntu, sehingga kedua server ini akan aktif fungsi failovernya. Skenarionya adalah, dua server ubuntu, A & B yang mempunyai ip berbeda ( satu jaringan yang sama ). A adalah server utama, jadi ketika A mati, maka B akan menggantikannya. Okay, langsung saja ya…
Bahan – Bahan yang di perlukan :
- Dua buah komputer bersistem operasi ubuntu server yang terhubung dalam sebuah jaringan ( memiliki service yang sama )
Komputer A : 192.168.136. 109, Komputer B : 192.168.136.111 - Internet untuk berhubung ke repository
- Snack 😀 ( kecuali yang puasa 😛 )
sudo apt-get -y install ucarp
Langkah Kedua, Konfigurasi interface server A seperti gambar berikut :
sudo vim /etc/network/interfaces
Langkah Ketiga, Konfigurasi interface server B seperti gambar berikut ( perhatikan perbedaan di bagian yang saya tandai ) :
sudo vim /etc/network/interfaces
Langkah Keempat, Restart service network dengan perintah,
sudo /etc/init.d/networking restart
Selesai…
Penjelasan :
ucarp-vid 1 = virtual id ( harus sama untuk satu group )
ucarp-vip = virtual ip, client akan menghubungi ip ini ( harus sama untuk satu group )
ucarp-password = password untuk otentikasi ( harus sam auntuk satu group )
ucarp-advskew = nilai ini yang membedakan server mana yang akan menjadi prioritas failover servernya. semakin kecil semakin prioritas.
ucarp-advbase = seberapa sering server mengenalkan dirinya ke member yang lain di gorup yang sama ( dalam detik )
ucarp-master = master server
eth0:ucarp = interface alias ucarp
Saatnya testing,
1. Di saat Server A yang menjadi master hidup, ketika kita cek dengan ifconfig :
Maka eth0:ucarp nya akan aktif di sisi Server A.
2. Di saat Server A mati, ketika kita cek dengan ifconfig di Server B maka :
eth0:ucarp akan aktif langsung secara otomatis di Server B, sehingga layanan yang di akses client tidak akan terganggu.
Semoga bermanfaat,
CMIIW
Mau tanya : Kalau server A adalah database server yang IP nya dipakai oleh APPserver untuk nembak database nya, lalu Server A mati. Otomatis diambil alih peran nya oleh server B yang ip nya berbeda, jadinya Appserver tidak bisa konek ke database karena yang dia tau IP database server nya adalah IP A.
Gmn donk ?
dibuat cluster DB nya jg donk…
Bagus terimakasih