Terobosan Baru! API untuk Mengakses Postingan Trump di Truth Social Hadir
Trump Media and Technology Group, perusahaan yang mengelola platform media sosial Truth Social, baru saja mengumumkan rencana untuk menjual akses ke unggahan-unggahan Truth Social melalui API (Application Programming Interface) yang baru. API ini dijadwalkan akan tersedia mulai 1 Agustus dan menjanjikan akses “real-time” pada postingan dari akun-akun teratas di Truth Social, yang menjadi saluran langsung bagi mereka yang ingin berinvestasi berdasarkan unggahan mantan Presiden Donald Trump.
Menurut pihak Trump Media, “Truth API menggunakan metode pengiriman standar industri yang dikenal untuk mengantarkan postingan Truth Social kepada pelanggan dalam hitungan milidetik.” Mereka juga menambahkan bahwa API ini akan memberikan tampilan terus-menerus sepanjang waktu dan termasuk arsip historis dari postingan yang sudah ada sejak tahun 2022.
Berbagai platform media sosial sebelumnya sudah menawarkan akses gratis atau berbayar ke API mereka untuk memungkinkan pengembang menciptakan klien yang dapat melihat postingan dan fitur lainnya. Twitter, misalnya, menghentikan akses gratis ke API-nya pada tahun 2023 setelah akuisisi oleh Elon Musk. Namun, CEO TMTG, Kevin McGurn, menyatakan bahwa “pasar sudah bereaksi terhadap postingan di Truth Social.”
Hal ini tidak terlepas dari popularitas pengguna Truth Social yang paling terkenal, yaitu mantan Presiden Trump. Selain sebagai pemegang saham mayoritas melalui trust-nya, Trump juga merupakan pengguna dengan pengikut terbanyak di platform tersebut, dengan sekitar 12,9 juta pengikut hingga Juli 2026. Ia sering kali mengumumkan kebijakan baru serta tindakan pemerintah penting melalui Truth Social sebelum informasi tersebut resmi dirilis melalui saluran resmi.
Trump Media menargetkan bahwa akses tanpa batas ke postingan akan menjadi “sumber pendapatan yang berarti dan berkelanjutan bagi perusahaan, menciptakan nilai jangka panjang untuk para pemegang saham,” termasuk untuk keluarga Presiden Trump. Jika rencana ini tidak berhasil, mereka memiliki rencana cadangan dalam bisnis fusi nuklir yang pernah digabungkan dengan perusahaan energi fusi yang didukung oleh Google tahun lalu.
About The Author
You may also like
-
Shock! Jaket Kulit Tanda Tangan CEO Nvidia Terjual Hampir Satu Miliar Rupiah!
-
Indonesia Jadi Pemimpin dalam Pembentukan Organisasi AI Dunia, Airlangga Ungkap Manfaatnya!
-
Windows vs SteamOS: Siapa yang Memenang? Hasil Pengujian di Steam Machine Bikin Penasaran!
-
Netflix Kagetkan Dunia: AI Sudah Digunakan di 300 Judul Tahun Ini!
-
China Ungguli Neuralink dengan Implan Antarmuka Otak-Komputer Pertama di Dunia!
Shock! Jaket Kulit Tanda Tangan CEO Nvidia Terjual Hampir Satu Miliar Rupiah!
Gemini 3.5 Pro Hilang Tanpa Jejak! Kenapa Google Masih Diam?
Terobosan Baru! API untuk Mengakses Postingan Trump di Truth Social Hadir 
Leave a Reply