Google Kembali Menggebrak dengan Peluncuran Gemini 3.6 Flash dan 3.5 Flash-Lite, Siapkan Kekuatan Gemini 4!
Dalam langkah terbaru yang mengejutkan, Google telah resmi meluncurkan Gemini 3.6 Flash dan 3.5 Flash-Lite, sambil memberikan bocoran mengenai model mendatang yang dinanti, Gemini 4. Peluncuran ini menjanjikan peningkatan signifikan dalam efisiensi dan performa, mengikuti peluncuran Gemini 3.5 Pro yang sudah dinantikan.
Peningkatan Gemini 3.6 Flash
Gemini 3.6 Flash menjadi penerus dari versi sebelumnya yang diluncurkan pada acara I/O 2026. Pembaruan kali ini mengedepankan umpan balik dari para pengembang dan pelanggan, menjadikannya “lebih efisien dalam penggunaan token untuk berbagai tugas.” Dibandingkan dengan Gemini 3.5 Flash, versi terbaru ini mengonsumsi 17% lebih sedikit token untuk output dan mengurangi langkah berpikir serta pemanggilan alat dalam menyelesaikan alur kerja bertahap.
Harga dan Performa yang Menarik
Harga untuk Gemini 3.6 Flash juga lebih bersahabat, yakni Rp23.000 untuk setiap 1 juta token input dan Rp105.000 untuk setiap 1 juta token output, jauh lebih murah dibandingkan dengan Rp135.000 sebelumnya. Dalam hal coding, Gemini 3.6 Flash menunjukkan akurasi lebih tinggi dengan pengurangan edit kode yang tidak diinginkan. Penilaian menunjukkan model ini memberikan kode yang lebih berkualitas dan siap produksi, dengan nilai 49% pada DeepSWE (dibandingkan 37% sebelumnya).
Gemini 3.5 Flash-Lite: Solusi untuk Tugas Percepatan Tinggi
Tidak hanya itu, Google juga memperkenalkan Gemini 3.5 Flash-Lite, khusus untuk tugas yang memerlukan throughput tinggi dan latensi rendah, seperti pencarian dan pemrosesan dokumen. Model ini dinyatakan menawarkan kualitas jauh lebih baik dibandingkan versi sebelumnya, 3.1 Flash-Lite dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp4.500 untuk 1 juta token input dan Rp35.000 untuk 1 juta token output.
Inovasi dalam Keamanan: Gemini 3.5 Flash Cyber
Peluncuran hari ini juga mencakup Gemini 3.5 Flash Cyber, yang dirancang untuk mendeteksi dan memperbaiki kerentanan keamanan secara efektif. Dengan memanfaatkan performa dan efisiensi Flash, model ini bertujuan untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah keamanan kode pada skala yang luas.
Akses dan Rencana Selanjutnya
Kedua model, Gemini 3.6 Flash dan 3.5 Flash-Lite, sudah dapat diakses melalui aplikasi Gemini. Google menginformasikan bahwa pengembang dapat menggunakan model ini melalui Google Antigravity, AI Studio, dan Android Studio. Untuk ke depannya, Google mengatakan bahwa mereka sedang melakukan pengujian untuk Gemini 3.5 Pro dan berencana untuk merilisnya secara luas begitu siap.
Tim DeepMind juga sudah menyiapkan landasan untuk generasi model berikutnya, dengan Gemini 4 sebagai fokus terbesar mereka. “Kami telah memulai pelatihan awal yang paling ambisius hingga saat ini untuk Gemini 4, dan tidak sabar untuk membagikannya,” ungkap mereka.
About The Author
You may also like
-
Tunggu Dulu, Kekurangan NAND Flash Berakhir di 2027? Ini Faktanya!
-
Starlink Mini 2 Diprediksi Alami Penurunan Kecepatan Signifikan – Berita Buruk Bagi Pengguna!
-
Terungkap! Pemuda Florida Terlibat Kasus Pencurian Kripto Rp3,3 Miliar Melalui Game
-
Wow! Apple Rilis Beta Keempat visionOS 27 untuk Para Developer!
-
Samsung Luncurkan Kartu Galaxy: Siap Saingi Apple Card!
Tunggu Dulu, Kekurangan NAND Flash Berakhir di 2027? Ini Faktanya!
Starlink Mini 2 Diprediksi Alami Penurunan Kecepatan Signifikan – Berita Buruk Bagi Pengguna!
Serangan Ransomware Baru: JadePuffer Targetkan Data Model AI, Siap Rontokkan Infrastruktur! 
Leave a Reply