Serangan Siber Menghantam Nihon Kotsu, Taksi Terbesar Jepang: Sistem Terpaksa Ditutup!
Nihon Kotsu, operator taksi terbesar di Jepang, terpaksa menghentikan sebagian infrastruktur TI mereka akibat serangan siber yang terjadi pada 11 Juli dini hari. Menurut pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs mereka, perangkat yang mereka gunakan disusupi malware oleh aktor yang tidak dikenal.
Dalam pernyataan tersebut, Nihon Kotsu menyatakan, “Kami baru-baru ini menemukan bahwa sistem internal kami mengalami akses tidak sah dari luar.” Mereka juga meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan kepada pelanggan dan mitra bisnis.
Langkah-Langkah Pemulihan yang Cepat
Setelah menemukan intrusi tersebut, Nihon Kotsu langsung melakukan langkah preventif dengan menutup jaringan mereka untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Mereka juga segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang dan mendatangkan ahli pihak ketiga untuk menilai kerusakan serta membantu proses pemulihan.
Pemberitahuan kepada pelanggan juga disampaikan, menyarankan mereka untuk menggunakan aplikasi taksi alternatif selama masa pemadaman ini.
Layanan yang Terpengaruh
Akibat serangan ini, beberapa layanan yang berhubungan dengan pelanggan tidak bisa diakses. Nihon Kotsu mengonfirmasi bahwa layanan pemesanan mobil sewa secara online, sistem manajemen reservasi, serta layanan pemesanan taksi melalui telepon sementara tidak tersedia.
Risiko Kebocoran Data
Hingga saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa data pelanggan telah bocor ke dark web atau diekspresikan secara ilegal. Namun, Nihon Kotsu mengingatkan bahwa jika ada bukti kebocoran informasi pribadi, mereka akan segera memberi tahu pihak yang terdampak sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Nihon Kotsu adalah operator taksi terkemuka di Jepang, mempekerjakan lebih dari 18.000 orang dan mengoperasikan armada lebih dari 8.500 taksi serta lebih dari 2.000 kendaraan sopir pribadi.
About The Author
You may also like
-
Negosiator Ransomware Ternyata Berkolusi dengan Penyerang, Dijatuhi Hukuman 70 Bulan Penjara!
-
Sosok di Balik ModHeader Terpercaya, Ternyata Dapat Curi Data Pribadi Anda!
-
QR Code Berbahaya! Kenali Quishing Sebelum Terjebak!
-
AI Temukan Bug Root di Linux yang Terlewat Selama 15 Tahun!
-
Rangkuman Keamanan: Layanan Hide My Email Apple Kegagalan Mengamankan Email Anda
George Lucas: Menolak AI Seperti Menolak Mobil demi Kuda, Ini Alasannya!
Mengungkap Rahasia: Mengapa Rekomendasi AI Menjadi Sumber Traffic Terpenting untuk Ecommerce!
OpenAI Ditinggal Peneliti Jeniusnya, Miles Wang Ciptakan Startup Penemuan Obat Berbasis AI Senilai Rp28 Triliun! 
Leave a Reply