Meta Cabut Fitur Kontroversial yang Buat Gambar AI Dari Akun Instagram Publik!
Meta baru saja memutuskan untuk menghentikan fitur Muse Image yang menuai banyak kritik. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat deepfake AI dari unggahan akun Instagram publik, tanpa memerlukan izin dari pemilik akun tersebut. Sekali diperkenalkan, banyak yang menganggap bahwa fitur ini melanggar privasi pengguna.
Awalnya, dalam pengumuman peluncuran, Meta menyebutkan bahwa pengguna bisa melakukan @-mention pada akun publik untuk mendesain undangan acara, membuat konsep kreatif, atau menghasilkan grafik personal. Namun, banyak suara kritis yang muncul sejak awal, mengingat pengguna diharuskan untuk melakukan pengaturan manual agar tidak diizinkan membuat deepfakes dari akun mereka.
Meta mengakui adanya umpan balik negatif terhadap fitur ini. Dalam pembaruan pengumuman Muse Image, perusahaan mencatat, “Kami mendengar komentar bahwa fitur ini tidak berjalan sesuai harapan, jadi sekarang tidak lagi tersedia.” Meta berusaha memberikan alat kreatif yang bermanfaat, namun tampaknya itu tidak cukup menenangkan para pengguna.
Pengguna yang tidak ingin konten mereka digunakan harus mencari dalam menu pengaturan dan mematikan opsi “Izinkan orang untuk membuat dan menggunakan kembali konten Anda.” Alternatif lainnya adalah mengganti profil Instagram menjadi pribadi.
Tak hanya pengguna biasa, agensi Hollywood seperti CAA, yang mewakili nama-nama besar seperti Tom Hanks dan Meryl Streep, juga melontarkan kritiknya langsung kepada Meta. Dalam pernyataan resminya, mereka menekankan bahwa tidak ada nama, gambar, suara, atau karya kreatif seseorang seharusnya digunakan tanpa izin yang jelas dan terdokumentasi. Bahkan, serikat pekerja Amerika SAG-AFTRA turut mendorong anggotanya untuk memilih keluar dari fitur tersebut.
Apa langkah CAA dan SAG-AFTRA berpengaruh pada keputusan Meta? Mungkin saja. Namun kini, fitur yang menuai protes ini telah dihapus, dan harapannya Meta tidak lagi merilis kemampuan AI yang memanfaatkan citra pengguna tanpa izin yang jelas. Hal ini menjadi pengingat akan pentingnya privasi dalam era digital yang semakin kompleks.
About The Author
You may also like
-
Apple Menggugat OpenAI, Tuduh Pencurian Rahasia Dagang!
-
Keputusan Mengejutkan! CEO OpenAI, Fidji Simo, Mundur Setelah Menghadapi Masalah Kesehatan
-
Erik Mystery Jalin Cinta dengan Pacar AI, Ini yang Terjadi Selanjutnya!
-
Kehebohan Tilly Norwood: Mengapa Aktris AI Ini Memicu Kontroversi di Hollywood!
-
Pemburu Cinta Digital: Misteri Pickup Artist yang Jatuh Cinta pada Pacar AI!
Meta Cabut Fitur Kontroversial yang Buat Gambar AI Dari Akun Instagram Publik!
Apple Menggugat OpenAI, Tuduh Pencurian Rahasia Dagang!
OpenAI Luncurkan GPT-5.6: Mampukah Mengalahkan Anthropic dalam Pertarungan Harga dan Kecepatan? 
Leave a Reply