Step by Step Instalasi Tool Monitoring Munin di Ubuntu

Pada artikel kali ini, saia akan menuliskan tentang sebuah tool monitoring, munin. Yang mana mungkin sebagian dari kamu sudah kenal dengan tool monitoring yang satu ini. Bagi yang belum, simak artikel Step by step instalasi tool monitoring munin di ubuntu berikut ini.

Munin adalah sebuah tool monitoring berbasis web. Menggunakan munin kita dapat dengan mudah memonitor performa komputer, jaringan, dan lain-lain. Tampilannya juga cukup simpel, tidak ribet.

Sebelum instalasi munin dilakukan, pastikan Install LAMP Server terlebih dahulu.

Kemudian, Langsung aja kita mulai instalasinya.

1. sudo apt-get install -y munin

2. sudo nano /etc/munin/munin.conf

cari dan ubah baris-baris berikut :

# a simple host tree
[localhost.localdomain]
address 127.0.0.1
use_node_name yes

menjadi

[UBNROUTER.localdomain]
address 127.0.0.1
use_node_name yes

dimana UBNROUTER adalah hostname, dan localdomain adalah domain kamu (ganti jika ada).

3. sudo nano /etc/munin/apache.conf

ubah baris ke 4 menjadi

Allow from localhost 1270.0.0/8 ::1 192.168.56.1

dimana 192.168.56.1 adalah alamat IP host yang akan anda gunakan untuk memanggil munin.

4. sudo ln -s /etc/munin/apache.conf /etc/apache2/conf.d/munin.conf

5. sudo /etc/init.d/apache2 restart

6. lalu panggil dari host anda dengan http://[alamat ip server]/munin

7. selesai

Jika ingin menambah host yang lain, install munin-node di host dan tambahkan host tersebut seperti langkah 2.

 

Screenshot menyusul ya teman-teman 🙂

Semoga bermanfaat.

Cara Menjadwalkan Post di WordPress

Selamat malam para sahabat teknonesia, saia hadir lagi untuk sedikit berbagi tentang yang saia ketahui :D. Di artikel kali ini, singkat saja saia akan menulis tentang tutorial Cara Menjadwalkan Post di WordPress. Karena kadang waktu pembuatan artikel dengan eventnya tidak sesuai.

Cara Menjadwalkan Post di WordPress
Contohnya, ketika kita membuat sebuah Post tentang ucapan selamat Imlek di akhir bulan ini. Karena tak ingin terlambat dan tidak ingin kelupaan, maka kita bisa membuat Post ucapan selamat Imlek tersebut sekarang dan tinggal menjadwalkan Post tersebut untuk Publish pada hari H nanti. Nah… Penasaran kan ? Samma… Saia jugak.. 😀 hehehe… Berikut cara menjadwalkan post di wordpress :

  • Setelah selesai menulis keseluruhan artikel / post, klik Edit di sebelah Publish Immediately seperti yang saia tandai pada gambar.

Cara Menjadwalkan Post di WordPress

  • Setelah itu, sesuaikan tanggal publish yang diinginkan. Contohnya, seperti di gambar, saia pilih tanggal publish 15 Desember 2014 di jam 13:12.

Cara Menjadwalkan Post di WordPress

  • Maka Opsi yang tadinya adalah Publish Immediately sekarang telah berubah menjadi Schedule for: 01-Jan 15, 2014 @ 13 : 12, sesuai dengan tanggal Publish yang telah kita tentukan sebelumnya.

Cara Menjadwalkan Post di WordPress

  • Klik Schedule dan selesai. 🙂
    Cara Menjadwalkan Post di WordPress

Sangat gampang bukan ? Kita pun dapat dengan tepat menyesuaikan post dengan event yang sedang hot-hotnya 😀 hehehe… Sekian dari saia, tutorial Cara Menjadwalkan Post di WordPress.

Semoga bermanfaat…

@salmankalista
http://www.salmankalista.info

Cara Konfigurasi Wireless di Ubuntu via Command Line

Wireless Access Point yang gratis telah menjamur di mana-mana. Di restoran, tempat nongkrong, cafe-cafe, hotel bahkan warung kopi sekalipun telah dilengkapi dengan akses WiFi. Tapi, ada sebuah kendala yang saia dan adam temukan ketika kami mencoba mengkoneksikan Ubuntu Server ke Wireless Access Point yang memakai password khususnya yang memakai enkripsi WPA2. Maka, pada artikel ini, seperti biasanya kami akan membagi pengalaman yang kami dapat dari pada tau-tau sendiri ya kan ? Mending saia bagi ke sahabat teknonesia sekalian :D. Berikut beberapa Cara Konfigurasi Wireless di Ubuntu via Command Line.

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan :

  • Komputer / Laptop / Notebook / Netbook / VM yang terinstall ubuntu. ( ialah, klo gak mo ngapain 😛 ) desktop dan server tidak masalah.
  • Cemilan seperti biasa … ( kebiasaan!!! )

Pertama-tama, masuk ke mode privileges / super user dengan perintah :

sudo su

Lalu coba cek SSID apa yang aktif di lokasi kamu berada dengan perintah berikut :

iwlist wlan0 scanning >>> asumsi interface wireless kamu adalah wlan0

setelah dapat korban, tandain dan lakukan Cara Konfigurasi Wireless di Ubuntu via Command Line berikut ini sesuai dengan kasus masing-masing.

Wireless Access Point tanpa password

iwconfig wlan0 essid “Wireless”
dhclient wlan0

atau

nano /etc/network/interfaces

tambah baris-baris berikut di akhir :

auto wlan0
iface wlan0 inet dhcp

wireless-essid Wireless

save dan restart service networking

/etc/init.d/networking restart

Wireless Access Point dengan WPA2 Password

nano /etc/network/interfaces

tambah baris-baris berikut di akhir :

auto wlan0
iface wlan0 inet dhcp
wpa-ssid Wireless
wpa-psk teknonesia  >>>>>
asumsi password teknonesia

save dan restart service networking

/etc/init.d/networking restart

Catatan: untuk ubuntu desktop terlebih dahulu harus memberhentikan service network-manager terlebih dahulu dengan perintah /etc/init.d/network-manager stop

Nah, itu dia beberapa Cara Konfigurasi Wireless di Ubuntu Via Command Line. Silahkan ingatkan saia di kolom komentar kalau ada yang salah atau yang mau sahabat teknonesia tambahin. Semoga bermanfaat dan tetap semangat dalam berbagi.

sumber :

  • https://wiki.debian.org/WiFi/HowToUse
  • http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=2170798

Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk

Setelah sebelumnya kemarin saia tulis tentang instalasi Linux dan Windows menggunakan Flash Disk, kali ini kita akan coba bagaimana sebuah flashdisk dapat dimanfaatkan untuk instalasi beberapa OS sekaligus. Tools yang akan kita pakai untuk membuat multi boot flash disk ini adalah YUMI, Your Universal Multiboot Installer. Penggunaannya cukup mudah, hampir mirip dengan Unetbootin di artikel sebelumnya.

Bahan-bahan yang di perlukan :

  • Software yang akan kita pakai, YUMI, bisa di download di : SINI
  • USB Flashdisk , saia sarankan minimal 8GB, mengingat OS sekarang size installernya gede2..
  • CD/DVD atau ISO OS yang ingin di Install
  • Seperti biasa jangan lupa kirim cemilan untuk saia… ahhahahahahahahaha 😛

Okay, step by step cara membuat multi boot installer flash disk adalah sebagai berikut :

  1. Jalankan software YUMI yang sudah di download sebelumnya,
    Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
  2. Klik “I Agree” untuk melanjutkan,
    Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
  3. Step dalam bagian ini :
    • Pilih drive USB yang akan diinstall, pada gambar drive USB adalah F:\ , jangan lupa centang We Will Fat32 Format F:\ Drive!.
    • Pilih distro yang pertama yang akan di masukkan ke dalam USB, pada gambar, saia pilih Ubuntu 12.04 amd64.
    • Klik Browse dan cari file ISO Ubuntu yang sesuai.
    • Dan yang terakhir, Klik Create
      Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
  4. Tunggu proses pemformatan, pencopyan file OS dan inisialisasi multi boot ke flash disk
    Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
    Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
  5. Setelah selesai klik Next, dan kamu akan di tanyakan apakah ingin menambah ISO/Distro lain ke flash disk ? Klik Yes untuk menambahkan ISO/Distro yang lain.
    Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
  6. Langsung pilih distro yang akan di masukkan, contoh di gambar ArchLinux, lalu klik Browse dan pilih ISO yang sesuai.
    Cara Membuat Multi Boot Installer Flash Disk
  7. klik Create. dan Tunggu proses pencopyan selesai. Untuk menambah distro, ulangi step 5. :), jika tidak Klik No.
  8. Selesai.

Mudah-mudahan ntar saia sempat membuatkan video untuk artikel ini biar dapat diimplementasikan dengan lebih mudah lagi…

Semoga Bermanfaat,

@salmankalista

Instalasi Linux OS menggunakan USB Flash Disk

Pada artikel saia sebelumnya tentang Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk ada yang bertanya “Selain Windows bisa bang ?”. Nah, pada artikel kali ini, saia akan bahas Instalasi Linux OS menggunakan USB Flash Disk. Biar terjawab pertanyaan komentarnya… hehehehe… Tidak jauh berbeda, kita akan menggunakan tools juga. Selengkapnya, kita langsung coba saja ya… check this out…

Yang perlu disiapkan antara lain :

  1. File ISO Distro Linux yang ingin kita install, kalau belum ada download aja dari link2 berikut, tinggal pilih dan download sendiri 😀
    Ubuntu | Fedora | BlankOn | Linux Mint | BackTrack | Debian | Mageia | OpenSUSE | dll.
  2. Software UNetbootin. Yaitu sebuah software tool yang akan kita pakai untuk mengekstrak ISO ke Flash Disk nantinya. Dapat di download di SINI.
  3. Sebuah Flash Disk ukuran minimum tergantung dari besar Distro Linux yang akan dipakai. Pastikan sudah terformat dengan File System FAT32.
  4. Komputer yang akan diinstall. ( Saia akan pakai Virtual Box lagi 🙂 )
  5. Sekali lagi, JANGAN LAKUKAN TANPA CEMILAN!! 😛

Langkah-langkah Instalasi Linux OS menggunakan USB Flash Disknya seperti ini :

  • Buka file UNetbootin yang telah kita download tadi.
  • Langsung pilih Diskimage dan cari file ISO Distro Linux yang akan diinstall dengan klik tombol
    di artikel ini, akan saia contohkan dengan Distro Ubuntu 12.04.1 Server 64 bit.
  • Pilih Drive USB Flash Disk yang akan menjadi target, dan klik OK
    Instalasi Linux OS Menggunakan USB Flash Disk
    Instalasi Linux OS Menggunakan USB Flash Disk
  • Proses extract sedang berlangsung, tunggu sampai selesai.
    Instalasi Linux OS Menggunakan USB Flash Disk
  • Setelah selesai exit, dan boot flash disk di komputer / laptop / notebook yang akan diinstall
    Instalasi Linux OS Menggunakan USB Flash Disk
    Instalasi Linux OS Menggunakan USB Flash Disk
  • Selesai

Gampang, gratis,dan tidak repot.

Semoga bermanfaat.

Salman Kalista

FB | Twit

Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk

Penggunaaan USB Flash disk sebagai media instalasi sangat menjamur beberapa tahun belakangan ini, selain lebih aman dari kerusakan ( dibandingkan dengan CD / DVD ), USB Flash disk juga bisa dipakai untuk menyimpan data yang lain juga dapat diisi dan dihapus berulang kali. Pada artikel kali ini, kita akan bahas Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk. Cara di bawah ini telah saia coba untuk instalasi Windows 7, Windows 8, Windows Server 2008 R2, dan Windows Server 2012.

Yang perlu kita siapkan untuk Instalasi Windows Pakai USB Flash disk adalah :

  1. CD / DVD / ISO Windows yang ingin kita install, kalau belum punya berikut link download evaluation / trial yang dapat dicoba :
    Windows 7 SP 1 | Windows 8 | Windows Server 2008 R2 | Windows Server 2012
  2. Windows 7 USB / DVD Tools yang dapat di download di : Windows 7 USB / DVD Download Tool
  3. Sebuah Flash Disk min 4 GB, dikarenakan media instalasi rata2 > 3GB.
  4. Yang pastinya sebuah komputer yang akan diinstall 😀 atau untuk sekedar test booting aja deh 🙂
    • di artikel ini yang saia tampilkan adalah dengan memakai VMware, tapi dengan satu cara tertentu 😀 ( mungkin akan saia tulis di artikel berikutnya 😛 )
  5. Jangan lupakan cemilan sehat seperti nasi goreng atau nasi soto favorit saia 😛

Okay, kita mulai Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk nya dengan langkah-langkah berikut :

  • Install Windows 7 USB / DVD Download Tool dengan membuka file yang sudah kita download tadi.
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
  • Buka Windows 7 USB / DVD Download Tool, Klik Browser dan pilih ISO yang akan diinstal, lalu klik Next.
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
  • Pilih Tipe Media nya, Klik USB Device.
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
  • Pilih Drive USB yang mana yang akan kita jadikan Media Instalasi dan klik Begin copying untuk memulai pembuatan media instalasi.USB Flash disk akan terformat, klik Erase USB Device.
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
  • Setelah selesai, Boot USB Flash disk di komputer yang akan diinstall
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
    Instalasi Windows Pakai USB Flash Disk
  • Selesai

Gampang, gratis,dan tidak repot.

Semoga bermanfaat.

Salman Kalista

FB | Twit

Install Plugin Flash Player di Browser Chromium BlankOn

Plugin Flash Player di Browser Chromium pada OS BlankOn Rote tidak terinstall secara default. Kita harus menginstalnya secara manual. Pada artikel ini saia akan coba memandu teman-teman untuk instalasi plugin ini dengan cepat dan mudah. Semoga bermanfaat.

Cara-caranya adalah sebagai berikut :

  1. Download terlebih dahulu paket untuk flash plugin terbaru di SINI pilih versi .tar.gz for other Linux
    install flash player di blankOn
  2. Buka Root Terminal, dan pindah direktori ke direktori anda tempat menyimpan file yang di download sebelumnya,
    contohnya cd /home/salman/Downloads
  3. Ekstrak file .tar.gz yang di download.
    contohnya tar -zxf install_flash_player_11_linux.x86_64.tar.gz
  4. Copy file libflashplayer.so ke direktori plugin chromium
    contohnya cp libflashplayer.so /usr/lib/chromium/plugins/
  5. Copy semua file di direktori usr/ ke direktori /usr
    contohnya cp -r usr/* /usr
  6. Selesai.

Kalau kurang jelas, ini saia sertakan gambarnya 😀

install flash player di blankOn

Cara ini boleh diimplementasikan ke distro-distro yang lain seperti Debian, Ubuntu, Linux Mint, dan lain-lain. Untuk Redhat, Fedora dan distro lain yang menggunakan paket .rpm dapat langsung mendownload paket .rpmnya langsung di SINI.

Semoga bermanfaat. 😀